Seperti yang telah diketahui bahwa pada awal tahun 2020, COVID-19 menjadi pandemi di seluruh dunia. Pada tanggal 31 Desember 2019, Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa adanya kasus pneumonia dengan etiologi yang tidak jelas di Wuhan Provindi Hubei, China. Kasus ini akhirnya berkembang terus membuat para peneliti menemukan bahwa penyebab kluster pneumonia ini adalah novel coronavirus. Penyakit ini terus berkembang sehingga terjadi laporan kematian besar-besaran. Oleh karena itum akhirnya WHO menetapkan COVID19 sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Yang Meresahkan Dunia (KKMMD)/Public Health Emergency of International Concern (PHEIC). Kemudian pada tanggal 12 Februari 2020, WHO secara resmi menetapkan penyakit coronavirus pada manusia ini dengan sebutan Coronavirus Disease (COVID-19).
Sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan dalam menghadapi hal tersebut maka penting bagi Indonesia untuk menyusun pedoman kesiapsiagaan dalam menghadapi COVID-19. Pedoman ini sangat didasarkan pada penelitian atau research yang dilakukan oleh peneliti, dosen atau guru. Oleh karena itu, riset merupakan salah satu pendukung hal tersebut. Berdasarkan latar belakang tersebut, Universitas Widya Kartika merespon tujuan tersebut sehingga menyelenggarakan Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) yang ke-4 pada tanggal 24 Agustus 2020. Hal ini sebagai wujud kepedulian dan komitmen Universitas Widya Kartika dalam mendukung peran pemerintah dalam riset-riset yang membantu masyrakat di tengah pandemi COVID-19 ini. Selain itu, diharapkan seminar ini akan meningkatan kualitas penelitian dan pendidikan di Indonesia.

Published: 2020-11-09

Articles