ANALYSIS PUSHOVER PADA BANGUNAN BERTINGKAT BETON BERTULANG 7 LANTAI MENGGUNAKAN METODE FEMA-356

  • Dermawan Zebua Universitas Widya Kartika, Surabaya
  • Leonardus Setia Budi Wibowo Universitas Widya Kartika, Surabaya
  • M. Shofwan Donny Cahyono Universitas Widya Kartika, Surabaya
  • Norman Ray Universitas Widya Kartika, Surabaya
Keywords: beton bertulang, pushover, nonlinear, sendi plastis, FEMA-356

Abstract

Negara Indonesia merupakan wilayah yang rawan terjadi gempa. Gempa bumi yang diakibatkan oleh pergerakan lempeng bumi merupakan penyebab terbesar dari gempa yang akan menimbulkan kerusakan pada struktur gedung. Gempa bumi yang terjadi di Indonesia sering kali memakan korban jiwa. Namun, dapat dipastikan bahwa penyebab adanya korban jiwa bukan diakibatkan secara langsung oleh gempa, tetapi diakibatkan oleh rusaknya bangunan yang menyebabkan keruntuhan pada bangunan tersebut.
Tujuan penulisan penelitian adalah menentukan kriteria kinerja seismik struktur gedung universitas dari hasil nilai performance point menggunakan metode FEMA-356, memperlihatkan skema kelelehan (distribusi sendi plastis) yang terjadi dari hasil perhitungan program software, mengetahui pola keruntuhan bangunan sehingga dapat diketahui joint-joint yang mengalami kerusakan dan mengalami kehancuran dari analisis pushover.
Dari hasil penelitian, Struktur bangunan mampu memberikan perilaku nonlinear yang ditunjukkan fase awal dan mayoritas terjadinya sendi-sendi plastis terjadi pada elemen balok baru kemudian elemen kolom. Level kinerja struktur masuk kriteria operasional yang berarti terjadi kerusakan kecil pada struktural dan bangunan dapat segera digunakan kembali.

Published
2020-11-09