ANALISIS PERBANDINGAN TERJEMAHAN PERATURAN KESELAMATAN PEKERJAAN ELEKTRIFIKASI KERETA CEPAT JAKARTA-BANDUNG MENGGUNAKAN GOOGLE TRANSLATE DAN (B?IDÙ F?NYÌ) DARI BAHASA MANDARIN KE BAHASA INDONESIA
Keywords:
Peraturan Teknis, Analisis Perbandingan, Mesin Penerjemah, Google Translate, 百 度翻译 (Bǎidù Fānyì)Abstract
Kegiatan penerjemahan, pada dasarnya, merupakan hal yang sering dilakukan dan ditemukan dalam keseharian, baik di dalam keluarga maupun di dalam kehidupan sehari-hari misalnya berbisnis, bekerja, dan kegiatan belajar (Hasyim, 2015). Fakta menyebutkan bahwa volume terjemahan yang dilakukan seluruh dunia semakin meningkat secara dramatis. Hal ini disebabkan karena majunya teknologi komunikasi (Indah 2019). Teknologi internet saat ini dapat membuat orang lain bertukar pesan antar berbeda negara, contohnya sosial media. Namun orang umumnya menggunakan Google Translate dan ? ? ? ? (B?idù F?nyì) untuk kegiatan menerjemahkan dokumen. Dalam hal ini hasil terjemahan Google Translate dan ???? (B?idù F?nyì) belum sempurna, terutama untuk menerjemahkan di bidang tertentu, contohnya menerjemahkan untuk peraturan pemerintah atau peraturan di bidang teknis tertentu. Ada beberapa penelitian mengenai perbandingan hasil terjemahan antara hasil terjemahan mesin penerjemah dengan hasil terjemahan BSa, tetapi untuk perbandingan hasil terjemahan teknis Google Translate dan ???? (B?idù F?nyì) belum ada yang pernah melakukan penelitian tersebut. Berdasarkan hal tersebut penulis ingin melakukan penelitian analisis perbandingan istilah teknis hasil terjemahan Peraturan Keselamatan Pekerjaan Terelektifikasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan hasil terjemahan mesin penerjemah yaitu Google Translate dan ???
? (B?idù F?nyì) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian data primer tugas akhir menggunakan hasil terjemahan Peraturan Keselamatan Pekerjaan Elektrifikasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung (BSa) dan hasil terjemahan menggunakan mesin penerjemah Google Translate dan ???? (B?idù F?nyì) langkah awal penulis meneliti cara penerjemah di sana biasa menggunakan mesin penerjemah Google Translate dan ???? (B?idù F?nyì) kemudian dicek, mengkonfirmasi kepada pegawai PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Bapak Agus Aripin dan Bapak Imam Syafi’i terkait istilah-istilah perkeretaapian yang digunakan dalam penulisan skripsi, diperbaiki kembali terkait perbedaan istilah teknis perkeretaapian. Dari 18 peraturan terdapat 7 kata yang diterjemahkan menggunakan Google Translate dan 12 kata yang diterjemahkan menggunakan ???? (B?idù F?nyì) yang tidak sesuai dengan BSa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.