PEMBERDAYAAN UMKM KEBAYA MELALUI DIGITALISASI PEMASARAN: STUDI KASUS GRIYA KEBAYA MICHAN COLLECTION SIDOARJO
Kata Kunci:
Pengabdian Masyarakat, Digital Marketing, UMKM, KEBAYAAbstrak
Pengembangan digital kini telah menjadi elemen yang sangat krusial dalam upaya pemberdayaan dan revitalisasi bisnis tradisional, seperti yang dialami oleh Griya Kebaya Michan Collection, sebuah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sidoarjo, Jawa Timur, yang berfokus pada produk kebaya. Program pengabdian masyarakat (PkM) ini diinisiasi berangkat dari
kebutuhan mendesak pemilik usaha kebaya untuk mengatasi tantangan keterbatasan jangkauan pasar dan meningkatkan pengenalan merek (brand awareness) di era digital. Tujuan utama program ini adalah membantu Griya Kebaya Michan Collection meningkatkan daya saing secara signifikan melalui penerapan strategi digital marketing yang komprehensif, terintegrasi pada pengembangan aset digital berupa website resmi dan optimalisasi media sosial. Pelaksanaan program PkM melibatkan tiga tahapan utama, yaitu: perancangan website e-katalog produk yang modern dan user-friendly, produksi konten kreatif untuk platform media sosial (Instagram dan TikTok), dan implementasi kampanye pemasaran digital terpadu. Melalui serangkaian kegiatan ini, bisnis tersebut berhasil mencapai peningkatan signifikan dalam keterlibatan pelanggan (customer engagement) dan visibilitas produk di pasar yang lebih luas. Hasil dari pelaksanaan program ini secara jelas mendemonstrasikan bahwa adopsi dan pemanfaatan teknologi digital, khususnya digital marketing, merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan daya saing berkelanjutan bagi usaha kecil di sektor fashion tradisional.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Seminar Nasional Ilmu Terapan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.