ANALISIS KINERJA SIMPANG APILL MENGGUNAKAN METODE PKJI (STUDI KASUS: JALAN DEMAK - JALAN RAYA DUPAK DAN JALAN DUPAK RUKUN, KOTA SURABAYA)
Kata Kunci:
Kinerja simpang, simpang APILL, PKJI 2023Abstrak
Simpang Jalan Demak—Jalan Raya Dupak—Jalan Dupak Rukun di Kota Surabaya merupakan simpang empat yang memiliki volume lalu lintas tinggi, terutama pada jam puncak. Hal ini terlihat dari panjang antrian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang kondisi existing dan (lima) tahun mendatang, serta memberikan rekomendasi perbaikan peningkatan kinerja simpang berdasarkan parameter derajat kejenuhan (DJ), dan tundaan (T), dengan mengacu pada metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Data primer diperoleh melalui survei lapangan, sedangkan data sekunder berasal dari instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan BPS Kota Surabaya. Pengambilan data dilakuan pada hari kerja dan hari libur. Hasil analisis kinerja menunjukkan bahwa nilai tundaan (T) tertinggi existing (tahun 2025) pada hari kerja adalah 107 dtk/smp dengan tingkat pelayanan (LOS) F dan pada hari libur 104 dtk/smp dengan LOS F. Untuk kinerja lalu lintas lima tahun mendatang (tahun 2030) nilai (T) tertinggi pada hari kerja adalah 118 dtk/smp dengan (LOS) F dan hari libur 111 dtk/smp dengan LOS F. Untuk meningkatkan kinerja lalu lintas pada simpang dilakukan alternatif perbaikan yaitu pelebaran geometrik dan perubahan waktu sinyal yang menghasilkan tundaan (T) tertinggi lima tahun mendatang pada hari kerja 40,94 dtk/smp dengan (LOS) E dan hari libur 38 dtk/smp dengan (LOS) D
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Seminar Nasional Ilmu Terapan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.