ANALISIS MANAJEMEN WAKTU DAN BIAYA KONSTRUKSI PADA PEMBANGUNAN SALURAN UDARA TEGANGAN TINGGI (SUTT) 150 kV (STUDI KASUS TAYAN-SANDAI SECTION 1 KABUPATEN SANGGAU PROVINSI KALIMANTAN BARAT)
Keywords:
Manajemen Proyek, Waktu dan Biaya, SUTT 150 kV, CPM, WBS, Microsoft Project, Lintasan KritisAbstract
Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, khususnya Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV, merupakan elemen vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan energi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen waktu dan biaya pada proyek pembangunan SUTT 150 kV Tayan–Sandai Section 1 di Kabupaten
Sanggau, Kalimantan Barat. Metode yang digunakan adalah pendekatan Work Breakdown Structure (WBS) dan Critical Path Method (CPM), dengan dukungan perangkat lunak Microsoft Project dalam menyusun penjadwalan proyek dan mengidentifikasi lintasan kritis. Data yang dikumpulkan meliputi Bill of Quantity (BOQ), time schedule (S-Curve), laporan mingguan, dan observasi lapangan pada tiga titik tower dengan kondisi medan berbeda (T.12, T.58, T.94R).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan proyek disebabkan oleh faktor akses lokasi, pembebasan lahan, serta kendala teknis di lapangan. Dengan analisis CPM, dilakukan penjadwalan ulang dan metode percepatan (fast track) untuk mengoptimalkan durasi proyek dan menekan biaya tak langsung akibat keterlambatan. Total biaya proyek mengalami peningkatan dari Rp 124.997.490.860 menjadi Rp 153.364.840.000 karena adanya amandemen pekerjaan.
Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi kontraktor dan pemangku kepentingan untuk menggunakan perencanaan terstruktur, optimalisasi lintasan kritis, serta peningkatan koordinasi lapangan agar proyek dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai anggaran.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.