PENERAPAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN TINGGI UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING BANGSA

  • Mohammad Aufin STKIP PGRI Pasuruan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menjawab permasalahan bagaimana deskripsi penguatan pendidikan karakter di lingkungan pendidikan tinggi ? bagaimana penerapan pendidikan karakter di lingkungan pendidikan tinggi ? serta apa saja indikator kemajuan dan daya saing bangsa setelah penerapan pendidikan karakter di lingkungan pendidikan tinggi ?. Pendidikan karakter sebagai upaya yang dilakukan pendidik untuk mempengaruhi karakter peserta didik dalam membentuk watak dan keteladanan, perilaku pendidik ketika berbicara, menyampaikan materi, toleran dan berbagai kebaikan lainnya. Pendidikan karakter memiliki esensi dan makna yang sama dengan pendidikan moral dan pendidikan akhlak. Pendidikan karakter harus membentuk pribadi peserta didik menjadi manusia yang baik, warga masyarakat dan warga negara yang baik. Dalam penerapannya, pendidikan karakter dapat dilakukan dengan model-model pendekatan pengembangan rasional, pendekatan pertimbangan, pendekatan klarifikasi nilai, pendekatan moral kognitif, pendekatan sikap afektif, serta pendekatan perilaku sosial. Lingkungan pendidikan tinggi dalam konteks pendidikan karakter mempunyai peran dan fungsi sangat penting karena posisi sentralnya dalam menyiapkan generasi muda emas tahun 2045 nanti. Pendidikan tinggi dalam menerapkan konsep pendidikan karakter dan moralitas akademik mahasiswa, tidak dapat melepaskan diri dari konteksnya yang lebih luas, terlebih struktur-struktur yang mempengaruhi bagaimana seorang individu yang terlibat berperan sebagai subjek moral yang aktif. Sintesa pendidikan karakter dan penguatan pendidikan tinggi, harus dipahami secara integratif terlepas dari peristiwa-peristiwa dalam dunia pendidikan yang terjadi dan akan menjadi sebuah gerakan yang dinamis, kritis, konstruktif, kompetitif menghadapi tantangan zaman. Indikator keberhasilan pendidikan tinggi melalui penguatan program pendidikan karakter, setidaknya dapat dilihat dari parameternya antara lain : Pertama, Kepercayaan (trustworthiness). Kedua, Respek (respect). Ketiga, Tanggung jawab (responsibility). Keempat, Keadilan (fairness). Kelima, Peduli (caring). Keenam, Kewarganegaraan (citizenship).

Diterbitkan
2017-08-24
Bagian
Articles