IDENTITAS DIGITAL KENDARAAN BERMOTOR DENGAN CHIP WEMOS UNTUK SOLUSI PROGRAM PLAT NOMOR GENAP GANJIL

  • Bayu Saputra Sistem Komputer, Universitas Narotama
  • Slamet Winardi Sistem Komputer, Universitas Narotama
  • Sri Wiwoho Mudjanarko Teknik Sipil, Universitas Narotama
  • Immah Inayati Sistem Informasi, Universitas Narotama

Abstrak

Sejak tanggal 30 Agustus 2016 Pemerintah Daerah DKI menerapkan system plat nomor genap-ganjil khusus untuk mobil pribadi sebagai kelanjutan program three in one untuk membatasi jumlah kendaraan bermotor di jalan raya. Untuk menentukan palt nomor itu genap atau ganjil sangatlah mudah, hanya dengan membaca angka terakhir dari plat nomor tersebut, angka yang disebut ganjil adalah angka 1,3,5,7, dan 9 sedangkan angka genap adalah 0,2,4,6,dan 8. Jika melanggar atau memalsukan plat nomor kendaraan bermotor akan dikenai sangsi pidana berupa penjara atau denda maksimal Rp. 500.000,-. Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara mengawasi jumlah kendaraan yang lewat pada titik-titik pemantauan, karena setiap menit jumlah kendaraan yang lewat bisa mencapai ratusan dan dengan kecepatan tinggi sehingga menyulitkan untuk proses identifikasi, walaupun akan dibantu dengan teknologi cctv. Penawaran solusi untuk pembatasan genap-ganjil kendaraan bermotor yang lewat akan dengan mudah menggunakan teknologi digital yaitu dengan memindahkan data kendaraan bermotor tersebut menggunakan system digital dan dipancarkan menggunakan sinyal wifi (wemos). Karena dalam waktu yang bersamaam system akan mampu mendeteksi identitas kendaraan dalam jumlah banyak dan disimpan dalam sebuah server, hal ini akan mudah dan membantu dalam proses pengawasan kendaraan bermotor yang lewat.

Diterbitkan
2017-08-24
Bagian
Articles