Analisis Kualitas Silayak UIN Raden Fatah Palembang Menggunakan ISO/IEC 25010
DOI:
https://doi.org/10.61293/jscr.v8i1.959Kata Kunci:
ISO/IEC 25010, Kualitas sistem informasi, SilayakAbstrak
Penilaian kualitas sistem informasi sebagai tolak ukur untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan dalam menerapkan sistem informasi. Saat ini Sistem Informasi Layanan Akademik (Silayak) berperan penting dalam mengelola aktivitas layanan mahasiswa kurangnya pelatihan menyebabkan pengguna tidak memahami cara mengoperasikan sistem dengan optimal dan bagi tenaga kependidikan, permasalahan terletak pada proses pencetakan bukti yang masih dilakukan secara manual dari sistem Silayak ke Microsoft Word. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas Silayak di Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Analisis kualitas Silayak dilakukan dengan menggunakan model ISO/IEC 25010 aspek Quality In Use dan Product Quality Model .Teknik analisis data yang digunakan menggunakan kuantitaitf desriptif . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas Silayak memperoleh nilai rata-rata 81,87 % yang termasuk kategori Sangat layak. Aspek dengan nilai tertinggi adalah Usability (84,60%) dan effectiveness (84,33%) yang menunjukkan fungsi sistem sesuai dengan kebutuhan dan relatif mudah digunakan. Sementara itu, aspek dengan nilai terendah terdapat pada adaptability (77,86%) dan freedom from risk (78,68%), yang mengindikasikan perlunya peningkatan dalam pemeliharaan serta kecepatan sistem. Secara keseluruhan, silayak telah memenuhi standar kualitas informasi, namun masih membutuhkan pengembangan lebih lanjut agar lebih efisien, stabil, dan mendukung layanan akademik secara optimal.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Sistem Cerdas dan Rekayasa (JSCR)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









