Analisis Kinerja Lalu Lintas dan Tingkat Pelayanan Ruas Jalan Wiyung–Babatan Surabaya

Penulis

  • R. Endro Wibisono Universitas Negeri Surabaya
  • Alya Eka Zhafira Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.61293/anggapa.v5i1.932

Kata Kunci:

Kinerja ruas jalan, Volume lalu lintas, Derajat kejenuhan, Tingkat pelayanan, MKJI 1997

Abstrak

Ruas Jalan Wiyung–Babatan di Kota Surabaya merupakan salah satu koridor penting yang menghubungkan Kecamatan Wiyung dengan Kabupaten Gresik serta memiliki tingkat mobilitas lalu lintas yang cukup tinggi. Peningkatan aktivitas kawasan permukiman dan ekonomi di wilayah tersebut berpotensi menimbulkan permasalahan lalu lintas berupa kemacetan dan penurunan kinerja jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas Jalan Wiyung–Babatan berdasarkan volume lalu lintas, kapasitas jalan, derajat kejenuhan, dan tingkat pelayanan jalan. Metode yang digunakan adalah survei lapangan dengan pengumpulan data primer berupa pencatatan volume kendaraan berdasarkan klasifikasi kendaraan ringan (LV), kendaraan berat (HV), dan sepeda motor (MC) pada jam puncak sore hari, yaitu pukul 16.15–18.15 WIB. Data dianalisis menggunakan pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997). Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada arah Wiyung–Babatan sebesar 2224,20 smp/jam dan arah Babatan–Wiyung sebesar 1677,05 smp/jam. Kapasitas jalan diperoleh sebesar 3248,04 smp/jam dengan nilai derajat kejenuhan masing-masing sebesar 0,68 dan 0,52. Berdasarkan nilai tersebut, tingkat pelayanan ruas jalan berada pada kategori C, yang menunjukkan kondisi arus lalu lintas masih stabil namun mulai terpengaruh oleh kepadatan kendaraan. Secara umum, ruas jalan masih mampu melayani arus lalu lintas, namun diperlukan pengelolaan lalu lintas yang lebih baik untuk menjaga kinerja jalan di masa mendatang.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-13